Saturday, February 19, 2011

Class Of 2010 Chapter 2 : New Students Part 2

Saat istirahat, semua murid menuju ke kantin untuk mengisi perut mereka yang lapar. Tapi, tidak untuk Dilla, Virsa, Ocha, Ais, Rahma, Aku dan Miftah. No, kita bukan dihukum sama guru. Tetapi kami mendiskusikan tentang blog kelas.
"Oke, sekarang hasil kerja kemarin mana?" Kata Ais menagih.
"Nih." Kata Obin sambil menunjukkan beberapa foto di laptopnya.
"Oh iya! Gue juga minta bantuan Virsa sama Ochan buat nanganin bagian 'Hang Out Place'. Kalian nggak keberatan kan?" Kata Ais.
"No we're not. That will be great." Kata Dilla.
"Oke, ini tugas kedua kalian." Kata Ais sambi membagikan selembar kertas berisi prosedur tugas.
"You know what? I love this job, it's fun!" Kata Miftah.

Di kantin sekolah, Saras, Shifa, Cica, Manda, Astrid, dan Icha sedang menyantap makanan mereka ambil mengobrol. Tiba-tiba Nayla dan Emma menghampiri meja mereka.
"Hai! Kita boleh gabung nggak?" Kata Emma.
"Boleh kok, boleh. Sini, sini!" Kata Icha.
"Mmmm.......ngomong-ngomong Nisa, Ochan sama Virsa kemana ya?" Tanya Nayla.
"Oh.....mereka lagi ngurusin blog kelas." Kata Saras.
"Sama aja kayak Dilla, Obin, Ais, Rahma sama Miftah." Kata Emma.
Saat mereka sedang asyik mengobrol, tiba-tiba 3 perempuan murid baru yaitu Julie, Leticia, dan Andrea datang ke kantin dan langsung membuat suasana kantin yang tadinya ramai menjadi sunyi. Suara langkah kaki mereka sangat tedengar jelas. Lalu tak lama kemudian 2 office boy datang dengan membawa meja. Ternyata meja tersebut untuk mereka ber-3.
"What do you looking at people?" Kata Andrea kepada seluruh murid yang ada di kantin.
Menyadari perkataan Andrea tersebut, semua murid pun kembali fokus ke aktivitas mereka masing-masing.

"Ih apaan sih, gayanya sok banget." Kata Astrid jengkel.
"Gue kira baik eh nggak taunya kayak gitu." Kata Shifa.
"Liat aja tuh pakaian mereka. Lacey tank top, Letaher jacket, Mini jeans skirt, Big sunglasses. Uh.......mau sekolah apa party tuh?" Kata Emma.
"Yoman, bener banget. Tas-nya aja Gucci, Prada atau apalah itu." Kata Icha.
"Gue heran deh, kok mereka pake baju bebas ya?" Kata Cica.
"Mmmm........tau dah. Tapi kok lagaknya kayak yang punya sekolah ini sih?" Kata Nayla.
"That's right. I'm the daughter of the owner school." Kata Andea yang tiba-tiba datang ke meja mereka.
Mendengar pekataan Andrea tadi, semua murid yang ada di kantin terkejut mendengarnya.
"Do you hear what we're talking about?" Tanya Manda.
"Iya, kita denger apa yang kalian omongin." Jawab Julie.
"Oke, gue mau tanya. Kenapa lo semua nggak pake seragam?" Tanya Emma dengan nada judes.
"Hah? What? A uniform? Hahahaha." Kata Leticia yang diiringi suara tawa Andrea dan Julie.
"Kita nggak level pake seragam, kita itu dari kalangan orang terpandang. Nggak kayak kalian." Kata Andrea sombong.
Emma yang mendengar jawaban tersebut langsung naik pitam. Bukan hanya Emma, bahkan seluruh murid yang ada di kantin yang mendengar perkataan Andrea tadi pun merasa tesinggung.
"KRIIIIIINGG!!!!" Bel berbunyi, tanda waktu istirahat telah usai.
"Oh My God! Kita belom makan, gimana nih?" Kata Julie panik.
"Don't worry, kita kan cuma bertiga di kelas Internasional jadi kita bebas lah...." Kata Andrea.
"Kalo kita dimarahin guru gimana?" Tanya Leticia.
"Relax girls! I'm the daughter of the owner of school. I can do anything right?" Kata Anrdea.
"Great. Now, excuse us." Kata Leticia kepada Saras, Shifa, Icha, Manda, Astrid, Nayla, dan Emma sambil berlalu.
Semua murid segera meninggalkan kantin dan meuju kelas masing-masing, yang tersisa di kantin hanyalah Andrea, Julie dan Leticia yang asyik menikmati makanan mereka.

Setelah kejadian di kantin tadi, semua murid Vade International Secondary School membicaakan hal tersebut.
"Iiiiiiissssh!!! Tuh anak maunya apa sih?" Kata Emma yang naik pitam.
"Ada apa sih?" Tanyaku.
"Itu tuh 3 anak baru kelas Inter. Gayanya sok banget! Gue tau dia anaknya yang punya sekolah, tapi nggak usah gitu juga kaleee." Kata Emma menjelaskan.
"Hah? Anaknya yang punya sekolah? Tiga-tiganya?" Kata Obin terkejut.
"Bukan, yang namanya Andrea doang. Yang 2 lagi itu sahabatnya. Karena...."
"Karena keluarga mereka ber-2 deket banget keluarganya Andrea." Kataku memotong perkataan Emma.
"Lo tau dari mana Nis?" Tanya Putri, teman Devi.
"Dulu, Bokap gue perrnah kerjasama sama Bokapnya." Jelasku.
Semua murid 9A terkejut mendengar perkataanku.
"Gue nggak salah denger kan?" Kata Virsa.
"Nggak, lo nggak salah denger. Kalian semua juga nggak salah denger kok." Kataku.
"Jadi.....dulu lo temenan sama Andrea?" Tanya Dilla.
"Iya, tapi nggak begitu deket." Kataku menjelaskan.
"Tapi emangnya sifat dia kayak gitu ya?" Tanya Ochan.
"Gue ketemu sama dia cuma pas Orang Tua gue ngajak liburan di Amerika dan waktu itu dia baik." Kataku lagi.
"Terus kenapa sekarang dia kayak gitu?" Tanya Jacob.
"Gue juga nggak tau." Kataku.
"Woi! Mrs. Peck dateng! Cepetan duduk yang rapi!" Kata Miftah memberitahu.

----------------TO BE CONTINUED--------------

Saturday, February 12, 2011

Class Of 2010 Chapter 2 : New Students Part 1

"Hoaaaam........" Aku terbagung dari tidurku dan menguap. Mataku masih setengah mengantuk, rasanya ingin tidur lagi. Aku pun melihat ke arah jam, ternyata masih jam 5 pagi. Aku segera bangun untuk mandi dan sholat Subuh. Setelah selesai aku pun berjalan ke dapur.

"Hhhh.....pasti belom pada bangun, sarapan aja belom ada." Kataku.

Aku pun segera membangunkan kedua kakakku, Aldy dan Adhan.
"Kak, kak Adhan, bangun!" Udah jam setengah 6 nih. Ayo cepet, entar telat!" Kataku sambil mengetuk pintu kamar kak Adhan.
"Aldy, bangun wey! Udah jam setengah 6! Entar telat lho!" Kataku lagi sambil mengetuk pintu kamar Aldy.
Karena belum asa makanan untuk sarapan, aku pun segera kembali turun ke dapur untuk membuatnya. Oh ya, orang tua-ku sedang pergi ke luar negeri karena ada pekerjaan di sana. Tetapi kami tetap berkomunikasi lewat skype, MSN, Yahoo! Messenger dan telepon. Maka dari itu, aku hanya tinggal ber-4 bersama kedua kekekku dan 1 supir keluarga.

"Hmmm....smell so tasty. Masak apa?" Kata Adhan sambil tersenyum.
"Masak pancake, masa' nggak ngeliat sih?" Kataku.
"Eseseses, ngambek mbak? Hahaha" Kata Adhan mengejek.
"Iiiih, kakak apaan sih? Aku kan kalo ngomong emang kayak gini." Kataku.
"Haha, iya-in aja deh biar seneng. Sini biar aku yang masak aja." Kata Adhan.
"Oke." Kataku.
Tak berapa lama kemudian, Aldy pun sudah berada di meja makan lengkap dengan tas-nya. Makan pun sudah matang dan kami menyantapnya dengan lahap. Setelah selesai sarapan, kami bergegas pergi ke sekolah. Kami berangkat dengan sepeda karena sekolah kami terletak di pusat komplek.

Yap, seperti biasa. Kelas bahkan sekolah terlihat ramai di pagi hari. Tapi kali ini tidak seperti biasanya, murid-murid bergerombol di depan ruang kepala sekolah.
"Eh, ada apa sih rame-rame?" Tanya Miftah yang tiba-tiba datang.
"Mmmmm.......nggak tau deh, kita tanya aja yang lagi ada di sana. Yuk" Usulku.
"Yuk." Kata Miftah setuju.
Tak sempat kemi bertanya, tiba-tiba pintu ruang kepala sekolah terbuka. Keluarlah 3 orang perempuan yang berpakaian sangat modis dan umurnya sekitar 15 tahun. iPhone di tangan kirinya dan Blackberry di tangan kanannya, dan 2 orang lagi terlihat sangat sibuk dengan iPad bling-blingnya. Semua pun terpana melihat mereka. Tiba-tiba perempuan yang berada di tengah pun menatap tajam ke arahku.
"KRIIIING!!!!"
"Ah, great! Kita belom taruh tas lagi. Ayo cepetan nanti kita telat apel." Kata Miftah panik.
"I....i....iya." Kataku sambil berjalan menuju kelas.
Setelah meletakkan tas di kelas, kami segera menuju lapangan untuk apel pagi. Hampir saja aku dan Miftah terlambat mengikuti apel.

Suara Mrs. Peck terdengar ke seluruh penjuru sekolah melalui microphone
"Good Morning students. Today we have some new friends. Mereka adalah Julie Drew Cross, Leticia Amanda Brown, dan......Andrea Kennedy Brooke." Kata Mrs. Peck memperkenalkan 3 murid baru tersebut. Ternyata 3 perempuan yang keluar dari ruang kepala sekolah itu adalah murid baru.
"Dan mulai hari ini Vade International Secondary School membuka kelas internasional untuk kelas 9. Murid yang terpilih akan di tempatkan di kelas internasional berdasarkan prestasi yang di raih dari kelas 7 sampai mid semester kelas 9 semester 1." Jelas Mrs. Peck lagi.

1 jam kemudian apel pagi pun selesai. Kami segera masuk ke kelas masing-masing. Bukan 9A kalau kelas tidak ramai. Itu ciri-ciri kelasku.
"Nis, hasil kerja yang kemaren mana? Mau di lihat tuh sama Ais." Kata Rahma yang datang menghampiri mejaku.
"Ada di laptop nih, Ais-nya mana? Suruh ke sini aja." Kataku kepada Rahma.
"Ais!!" Kata Rahma memanggil.
"Apa?" Kata Ais yang langsung datang.
"Ini nih, hasil kerja gue sama Rahma." Kataku sambil menunjukkan hasil kerjaku dan Rahma di laptop.
"Mmmm....entar aja deh pas istirahat, gue juga mau ngomong sama yang lain." Kata Ais.
"Yeeee si Ais begimana dah." Kata Rahma.
"Maaf, maaf, entar aja ya." Kata Ais.
"Iya, iya." Kataku.
Ais pun kembali ke mejanya, begitu pun juga dengan Rahma. Aku pun kembali sibuk dengan laptop-ku.

--------------TO BE CONTINUED------------

Friday, February 11, 2011

Class Of 2010 Chapter 1 : New Day Part 3

Pelajaran demi pelajaran pun berlalu. Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 3 sore. Saatnya pulang!! Aku dan teman-temanku segera bergegas pulang.
"Nis, kita duluan ya." Kata Ochan.
"Oke. Dadah...." Kataku.
"Nis, jangan lupa tugasnya." Kata Miftah yang kebetulan lewat di sampingku.
"Sip, Mif." Kataku sambil berlalu.

Sambil menunggu mobil yang menjemputku datang, aku duduk di bangku taman sekolah. Tiba-tiba handphone ku berdering dan ternyata kakakku yang ke-2, Aldy menelepon.
"Nis, kamu dimana?" Tanya Aldy.
"Aku di taman sekolah, kamu dimana?" Kataku.
"Aku lagi mau ontheway situ, tunggu ya." Kata Aldy.
"Oke." Kataku sambil menutup telpon.

Aku mempunyai 2 kakak laki-laki, yang pertama bernama Ozzy Ramadhan. Biasanya ia aku panggil Kak Adhan. Kakakku yang kedua bernama Rangga Aldy Syahputra, karena kami lahir di tahun yang sama dan hanya berjarak beberapa menit, aku memanggilnya Aldy. Tak lama kemudian Aldy datang dan langsung duduk di sampingku. Kami pun menunggu dijemput. 5 menit kemudian mobil yang menjemput kami pun datang, kami segera memasuki mobil dan pulang.

"Well, gimana First Day School kalian?" Tanya kakakku yang pertama, Adhan.
"Mmmm...biasa aja nothing special." Kata Aldy.
"Eh, bukannya 'Nothing Special' itu album-nya All Time Low ya? Eh bukan deng, itu 'Nothing Personal' hehe" Kataku.
"Wooooo, jayus......wooo" Kata Aldy mengejek.
"Woooooo, yaudah sih......" Kataku membalas.
"Eeeeeeh, udah-udah ntar nggak kelar-kelar sampe ntar malem." Kata Kak Adhan.
"Woooooo, lebay.....hahahaha" Kataku dan Aldy serempak.
Lalu kami bertiga pun tertawa bersama.

15 menit kemudian akhirnya kami tiba di rumah. Aku langsung bergegas ke kamar dan bersantai melepas lelah. Well, I think my first day school is fun and interresting. Tapi, itu baru hari pertama. What about tomorrow? Is tomorrow will be a great day? or a bad day? Yeah.....we'll never know it, just let it flow......

THE END

Keep read this guys, there's more fun and great story in the next chapter. -Nisa- :D

Sunday, January 30, 2011

Class Of 2010 Chapter 1 : New Day Part 2

Suasana kelas 9A pun ramai. Ada yang mengobrol, ada juga yang menyanyi dengan diiringi gitar, apa pula yang hanya duduk terdiam. Tetapi suasana ramai itu berubah menjadi sunyi saat Mrs. Stephanie memasuki ruang kelas 9A. Mrs. Stephanie adalah wali kelas 9A.

"Good Morning, students." Kata Mrs. Stephanie.
"Good Morning Maam.." Kata kami semua serentak.
"Selamat datang di kelas 9A ini, saya akan menjadi wali kelas kalian selama kurang lebih 1 tahun." Jelasnya. Ia pun membolak-balik file yang ia bawa, lalu mengabsen murid-murid. Setelah selesai Mrs. Stephanie melanjutkan dengan pemilihan Ketua Kelas.

"Langsung saja, ada yang berminat menjadi ketua kelas?" Tanya Mrs. Stephanie.
"Saya, Mrs. Saya." Kataku sambil mengacungkan tanganku.
"Sudah ada calon pertama, ada lagi yang berminat?" Kata Mrs. Stephanie lagi.
"Devi aja Bu!" Kata Putri.
"Jangan Bu, Ais aja Bu!" Kata Emma.
"Ochan aja Bu!" Kata Virsa.
"Oke oke oke, begini saja. Kalian keluarkan secarik kertas dan tulis siapa yang kalian calonkan menjadi ketua kelas. Lalu, kumpulkan perbaris." Usul Mrs. Stephanie.
Beberapa menit kemudian sudah terkumpul kertas di meja guru. Lalu, Mrs. Stephanie meminta bantuan Devi dan Virsa untuk menghitung jumlah suara. Akhirnya suara tertinggi diraih oleh Tristan dan suara ke-2 diraih oleh Ais. Suara ke-3 diraih olehku. Suara ke-4 diraih oleh Ochan. Suara ke-5 dan 6 diraih oleh Emma dan Dilla. Itu berarti Tristan menjadi Ketua Kelas, Ais menjadi Wakil Ketua Kelas, Aku menjadi Sekretaris 1, Ochan menjadi sekretaris 2, Emma menjadi Bendahara 1 dan Dilla menjadi Bendahara 2.

"Tok, tok, tok."
Tiba-tiba pintu kelas terketuk oleh seseorang dari luar. Ternyata itu Nayla Amalia. Dia biasa dipanggil Nayla. She's beautiful, smart, funny, and friendly.
"Mrs. maaf, tadi saya habis dari toilet." Kata Nayla meminta maaf.
"Ya sudah tak apa,silahkan duduk." Kata Mrs. Stephanie mempersilahkan.
"Makasih Mrs." Kata Nayla yang akhirnya berlalu menuju kursinya.

Selama 2 jam, semua murid baru kelas 9A mendiskusikan pengurus kelas, jadwal piket, rolling tempat duduk, pasangan tempat duduk, dan lain-lain. Bel istirahat pun berbunyi, tak terasa kami menghabiskan 2 jam untuk mendiskusikan kelas. Mungkin karena kami semua terlalu terbawa suasana. Aku segera memasukkan buku catatanku dan bergegas ke kantin bersama Virsa dan Ochan. Seperti layaknya kantin sekolah, selalu penuh dengan murid-murid yang kelaparan. Untungnya desain kantin Vade International Secondary School di desain sesuai dengan kapasitas semua orang yang ada di Vade International Secondary School. Sehingga kantin tidak sempit dan nyaman. Aku, Virsa, dan Ochan segera mengantri untuk membeli makanan. Menu for today is Sandwich, Fried rice, Cream Soup, Guava Juice Orange Juice and Friut Salad. Seusai memiilih makan kami segera menuju kasir untuk mebayar dan menuju ke meja yang biasanya kami tempati. Meja itu terletak di sebelah kiri counter minuman. Disana sudah ada Manda, Astrid, dan Saras.
"Lho, yang lain kemana?" Tanya Ochan.
"Masih pada beli makanan tuh." Jawab Saras.

Tak lama kemudian Shifa, Icha, dan Cica datang. Kami pun memakan makanan yang tadi telah kami beli sambil bercerita tentang kelas baru, cowok, lagu baru, and everything. Di saat yang bersamaan Dilla dan Obin datang ke meja kami.
"Nis, lo bisa ngedesign baju kan? Lo ngerti masalah fashion kan?" Tanya Obin.
"Mmmmm......iya. emang kenapa?" Tanyaku heran.
"Ini lo udah selesai makan belom?" Tanya Dilla.
"Iya udah selesai. Emang ada apa sih?" Tanyaku tambah heran.
"Udah, lo ikut kita sekarang ke kelas." Kata Obin sambil menarik tanganku.
"Semuanya. Nisa-nya gue pinjem dulu ya, nggakpapa kan?" Kata Dilla.
"Sip, nggakpapa kok." Kata Astrid.

Ternyata aku dibawa oleh Dilla dan Obin ke kelas dan disana sudah ada Emma, Rahma, Miftah, Tristan dan Ais.
"Ada apaan sih? Gue jadi bingung." Kataku.
"Gini, kan kita lagi ngerencanain bikin blog kelas. Di blog ini kita mau design-nya kayak majalah gitu. Biasanya kan di majalah-malajah ada bagian tentang fashion. Nah, kita minta bantuan lo sama Rahma buat nanganin rubik fashion. Tapi yang dibahas tuh fashion-nya 9A." Jelas Miftah.
"Oh.....gitu. Yaudah, gue sih setuju-setuju aja." Kataku.
"Nis, kalo nggak salah lo punya catalog fashion kan?" Tanya Ais.
"Iya punya. Kok lo tau?" Kataku heran.
"Iya dong, gue gitu. Mana catalog-nya?" Kata Ais.
"Nih." Kataku sambil memberikan catalog fashion yang kubawa ke Ais dan lainnya.
"Wow, design baju lo lebih bagus daripada punya gue Nis." Kata Rahma kagum.
"Ah, nggak ah biasa ja." Kataku merendahkan diri.
Yap, itu adalah Rahma Sabrina Latifani. Biasanya dia dipanggil Rahma. She's beautiful, friendly, funny, and smart. Dia hobby mendesign baju dan sudah banyak rancangannya yang ia kenakan sendiri. Kalau cowok yang sedang bermain dengan iPhone-nya itu namanya Miftah Nurhira Krakatau. Ia biasa di panggil Miftah. He's so update about anything. He's also funny and friendly.

"Well, sekarang gimana?" Kata Obin.
"Gue punya ide! Gimana kalo gambar design-nya Nisa sama Rahma kita jadiin beneran? Ngerti kan maksud gue? Terus ntar di pake deh sama anak-anak. terus difoto deh, terus masukkin blog deh." Usul Emma.
"That was a brilliant idea!" Kata Tristan.
"Oke, mulai sekarang kita kerjain blog-nya. Udah pada tau kan tugas masing-masing?" Kata Ais.
"Udah." Kata Emma.
"Oke, setiap harinya harus ada laporan masuk yan tentang tugas kalian." Kata Tristan.
"Sip sip. Okay, let's do it!!!!" Kata Obin.

---------TO BE CONTINUED--------

Thursday, December 23, 2010

1st Week on New Years & Christmas Holiday

Hello fellas, how are ya? udah lama banget nggak nge-post, terakhir nge-post juga nggak penting bet itu -__-

well, this holiday gue nge-BOLANG mulu. Jarang ada di rumah, palingan nginep di rumah temen. Abisnya, Bonyok susah amat diajakin ke Solo. Kan bede jadinya, hahahaha. Waktu dulu, waktu masih pacaran sama.......(you know lah siapa) hahaha, gue kepengen bisa tahun baruan bareng. Eeeeeeh, ternyata kenyataan berkata lain. Yasudahlah, we must face the fact, right? Udah ah, kok jadi galau sih? Okay, change the topic.

19th-20th December 2010
do you know what happen that day?
here's the story :
Jadi gue tuh lagi bete di rumah, biasalah Bonyok gue tuh susah buat diajak jalan. Kecuali kalo mereka lagi mau jalan -_- ngeselin? emang. hahaha (maaf Pa, Ma). Nah terus gue online twidder deh dan ngetweet "Siapa yang rumahnya mau gue datengin?". Nggak lama kemudian si Cica nge-RT "Gue Nis, gue." Singkat cerita, akhrinya gue ontheway ke rumah Cica by walked dengan memakai celana pendek dan oversize white shirt.
walk, walk, walk, walk, walk, walk, and walk......akhirnya sampe deh di rumah Cica. Kebetulan di rumahnya lagi nggak ada orang, jadi kita nonton TV sambil online di ruang keluarga.

C as Cica
N as Me

C : "Nis, mau nonton apaan?"
N : "Yaa terserah lo aja. Bukannya tadi ada Justin Bieber ya di Channel V?"
C : "Emang iya?" (sambil megang remote TV dan mengganti channel-nya)
N : "Iya tau, eh tapi nggak tau juga deh. Kan gue ngeliat di twitter tadi, hehe"
C : "Yah, elu -__-"
terdiam sejenak...
C : "Nis, lo udah liat video clip-nya si A sama B belom?"
N : "Belom. Emang mereka bikin video clip?"
C : "Iya, coba lo search di Youtube." (sambil ngetik alamat web)
beberapa saat kemudian, setelah melihat video-nya
N : "Bagus banget Ca, keren parah!!"
C : "Iya kan? itu keren banget. Nih, coba lo liat yang sama temen2-nya deh."
beberapa saat kemudian, setelah melihat video-nya
N : "ANJIR!!!!! Yang ini keren banget2222 Ca"
C : "gue aja envy ngeliat-nya Nis"
N : "Harus tanya Ca, bikin kayak gitu dimana."
C : "sip!"

Singkat cerita, akhirnya gue ketagihan sama video-nya si A sama si B itu. Nah, kebetulan pas kita online tadi TV-nya lagi nyalain MTV SEA. Dan lagu LIKE A G6-nya FAR EAST MOVEMENT FT. THE CATARACS & DEV. Di puter berkali-kali. Akhrinya gue sama Cica jadi addict sama itu lagu. Dan sampe sekarang gue masih penasaran, apa maksud dari lagu Like A G6 itu -___-"

Nah, si Cica kan ngajakin gue web cam-an. Dari situ juga gue ter-inpirasi buat bikin Holiday's Action Project. Jadi, foto2 selama liburan ini mau gue kumpulin dan akhirnya ntar mau gue tulis di blog. It's kinda fun, ya know? hahaha.

23th December 2010
Hari ini, anak Teena ketemuan!!! Yuuuhuuuuu, asiiiiiiiiiik!!!!!!!!!!! Gue bener2 antusias banget! Gue aja sampe bongkar lemari buat cari baju yang pas buat ketemu sama cewek2ku ^^ haha. Kita semua ketemuan di MCD Kalimalang (biasa lah, anak Kalimalang) haha. Dari jam 9 sampe jam 12 kita menghabiskan waktu bareng. Mulai dari cerita tentang sekolah masing2 sampe pensi Putra (re : Festcation 2011). Tapi, sayang banget Ochan, Saras, sama Astrid nggak bisa dateng :( :( padahal kita mengharapkan bisa ngumpul lengkap. Tapi nggakpapa, pasti ntar kita bakalan ketemu lagi dan menghabiskan waktu seharian ber-9!! :D

















Nah, itu hasil Holiday's Action Project pas di rumah Cica. Yang sama anak Teena di Mcd belom di upload. hehehe. udah ya fellas, ngantuk hoaaaaaaaaaaaaaam. Bye all, catch you later :D

PS : Maaf, kalo posting-nya ada yang agak sedikit menyindir. hehe, we're cool.

leave a comment please :)

Sunday, November 28, 2010

Transformation Of Me

Hallo!!!!!!! long time no blogging nih. hahaha
Mmmmmmm.......pengen cerita apa ya?? Cerita tentang rambut gue ah....
Suatu hari......(halah Nis, bahasa lo baku bet kayak batu bata (?))
Dulu itu rambut gue tuh panjang dan keriting, tentu saja berwarna hitam -__- susah di jelasin lah lebih tepatnya kayak gini nih



Gimana menurut kalian? cantik kah? jelek kah? freak kah? yang pasti cantik lah...ye gak, ye gak? hahaha -_-

Foto di atas itu di ambil pas libur lebaran di Solo. Waktu itu masih baru-barunya kelas 9. Nah, jadi ceritanya pas liburan sodara gue ada yang kutu-an rambutnya. Kata nyokap gue "Cha, potong aja rambutnya biar nggak ketularan kutu". Pertama, gue berpikir untuk mengikuti saran nyokap. Kedua, gue berpikir pengen mencoba sesuatu yang baru. Jadi, pas masuk sekolah nanti gue keliatan beda, lebih fresh gimana giduu. wakakakak -_-
oke lanjuuuuuuuuut........
Akhirnya, gue pergi ke salon di temenin nyokap buat potong rambut. Gue udah bilang ke nyokap, gue mau model rambut pendek kayak Taylor Momsen. Yaudah, nyokap setuju-setuju aja. Dan ternyata......hasilnya nggak sama kayak keinginan!!!!!!!! Nih, jagi kayak gini nih


Tuh liat, pendek banget kan?? (gue yang di samping kiri) Gue yakin kalo rambut gue di Blow, pasti kayak Vic Beckham -_- anjir....pendek bet pendek tuh. ckckck. Tapi, lama-kelamaan gue suka juga sama gaya baru rambut gue. Lucu aja gitu, kayaknya belom ada yang punya model rambut kayak gitu. hehehehe

Beberapa bulan kemudian..............poni gue udah mulai panjang, bla bla bla segala macem. Jadinya seperti ini


What do you think? Great? Oh really?
Padahal itu foto di ambil pas pulang dari pergi naik motor. Yaaaaaa, you know lah kalo naik motor tuh rambut kita berkibar kayak bendera -_- (apa deh nis, apa banget. kita? lo aja kali Nis). Langsung aja ye. gak usah pake basa-basi. okeh? oke Nis, lanjut
Nah, akhirnya tiba saatnya untuk foto BT terus karena poni gue kepanjangan jadinya gue potong sendiri di cottage 03. Jadinya.......

jadinya kayak gini.....
kalo menurut Obin, poni gue kayak Katy Perry di vc If We Ever Meet Again -_-
Tapi nggakpapa lah, cantik ini kan? (siapa Nis? Katy Perry lah. Oh, gue kira lo. -___-

Nah...inilah update terakhir model rambut gue




yang ini diambil waktu ke Ancol bareng Emma, Jangkis, Dilla, Nayla, Asid, Virsa,Saras. Waktu itu kita habis SOTR bareng VSDZ, hehehehe

Nah, yang ini di foto sama Linda Eva Damayanti Zuhri. My chairmate at X.2. Poninya di potongin sama Stella Marlena Johanna Maliangkay. Thank you Stella!! Linda!! hahaha


That's all. Bye guys. Leave me some comment okay? Ciao!!! Salam Spidol!! -_-

Tuesday, August 17, 2010

Class Of 2010 Chapter 1 : New Day part 1

Morning everyone!!!!! Hari ini adalah hari pertama masuk sekolah, murid-murid Vade International Secondary School sangat terlihat antusias menyambut tahun ajaran baru. Di taman sekolah terlihat banyak murid yang sedang asyik berkumpul dan bercerita tentang liburan mereka. Di koridor, kantin dan kelas pun juga seperti itu. Pagi ini Vade International Secondary School dipenuhi oleh atmosfer 'First Day School'.
Aku sedang berjalan di koridor sekolah, melihat-lihat ruangan kelas yang telah di rubah. Setiap tahun ajaran baru ruangan kelas sengaja di rolling oleh guru-guru. Tujuannya agar murid-murid tidak merasa bosan dengan lingkungan kelas. Oh ya! Aku Annisa Eka Safitri, teman-temanku biasa memanggilku Nisa. Entah mengapa hari ini aku merasa senagn sekali. Maybe I got 'First Day Fever'. Hahaha

"Nis!"Tiba-tiba asa seseorang yang memanggilku. Aku pun mencari sumber suara itu dan ternyata Ochan yang memanggilku.
"Eh, can! Apa kabar lo?" Aku menyapa.
"Baik, lo gimana? Lo liburan kemana?" Dia pun menanyakan kabarku.
"Baik. Gue liburan ke Solo can. Lo kemana?" Tanyaku.
"Gue ke Surabaya." Jawab Ochan.
"oh...." Kataku menanggapi.

Namanya Roshan Ghaisani Kanzi. Ia biasa dipanggil Ochan. She's beautiful, friendly, nice, and funny. Dia senang mendengarkan musik. Dia juga salah satu penyiar di radio sekolah. Aku dan Ochan pun berjalan menuju lantai 2 sambil mengobrol. Tiba-tiba....
"Can, Nis!"
Kami langsung menghentikan pembicaraan kami, dan teralih kepada suara yang memanggil kami.
"Eh, Icha. Wessss....apa kabar lo?" Sapa Ochan.
"Baik dong, lo gimana?" Tanya Icha.
"Baik." Jawab Ochan.
Yang satu ini namanya Graisa Sindorowati, biasanya dipanggil Icha. She's beautiful, friendly, smart, and funny.
"Hai Nis! gimana kabar lo?" Kata Icha sambil memelukku.
"Baik, ca. Lo liburan kemana?" Tanyaku.
"Gue liburan ke London cuy! Hahahah canda Nis, gue liburan ke Yogyakarta" Kata Icha sambil bercanda.
"Oh....naik kereta ya?" Kataku.
"Yoi! Seneng banget gue, pertama kali lho!" Kata Icha yang terlihat antusias.
"Hei, gimana kalo kita ngobrolnya sambil jalan aja?" Usul Ochan.
"That's a great idea, let's go!" Kataku setuju.

Kami bertiga pun berjalan keliling sekolah, dan kami memutuskan untuk naik ke lantai 3. Di lantai 3 sekolah kami, yerdapat perpustakaan, kantin, ruang koreografi, toilet, ruang musik, ruang fotografi, dan studio radio.
"Eh, ke kantin yuk! Siapa tau anak-anak udah pada ngumpul di sana." Usulku.
"Yaudah, yuk" Ajak Icha.
Sesampainya di kantin.........
"Eh itu mereka!" Kata Ochan sambil menunjuk ke arah meja yang ditempati oleh teman-teman kami.

Sesampainnya di meja....
"Hei Shif! apa kabar lo?" Sapaku kepada Shifa.
"Baik, lo Nis?" Kata Shifa.
"Baik." Jawabku.
Namanya Asshifa Dania, biasanya dipanggil Shifa. Dia itu berbakat lho. Kalau soal edit-mengedit foto, dia jagonya. She's beautiful, friendly, and smart.
"Oh ya, ca. Gimana hari-hari lo di Yogya?" Lo foto-foto nggak?" Tanya Cica kepada Icha.
"Oh itu pasti ca, gue juga banyak foto-foto di sana, dan yang pasti gue seneng banget ca." Jawab Icha.
"Trid, gimana kabar lo?" Tanyaku kepada Astrid.
"Baik, lo Nis?" Kata Astrid.
"Baik. Eh, bagi rotinya dong." Kataku.
"Nih, ambil aja." Kata Astrid mempersilahkan.
Temanku yang cantik satu ini namanya Astrid Prayogo Putri. Ia biasanya dipanggil Astrid. Traveling is one of her hobby. She's friendly, nice, and kinda shy. Yang duduk di sebelah Astrid itu namanya Azizah Nuraini. Ia biasa dipanggil Cica. Dia paling uptodate soal tempat-tempat menarik yang cocok untuk hangout. She's also beautiful, friendly and talented.
"Can, lo bawa laptop nggak? Mau gue tunjukin tempat yang kemaren gue bilang." Kata Virsa.
"Bawa kok, nih." Kata Ochan.
Kalau yang itu namanya Elvia Raissa Vania, biasanya ia dipanggil Virsa. Sama seperti Astrid, dia sangat hobi traveling. Dia juga paling update tentang acara-acara pensi di beberapa sekolah. She's friendly and beautiful too.

"Mmm, ngomong-ngomong Saras mana?" Tanya Shifa.
"Iya, ya. Manda juga nggak ada. Pada kemana ya?" Tanya Cica heran.
"Tuh mereka lagi jalan kesini." Kata Astrid sambil menunjuk ke arah Manda dan Saras yang sedang berjalan menuju meja kami.
Yang berambut lurus pendek itu namanya Nadia Amanda, dia biasa dipanggil Manda. She's beautiful, talented, smart and friendly. One word, she's perfect. Di sebelah Manda ada Halimah Nadya Sarasanti. Ia biasa dipanggil Saras. She's beautiful, talented, friendly and nice. Kalau melihat Saras bermain drum, pasti kalian akan terkagum-kagum.

Mereka itu adalah sahabatku, kami bersahabat semenjak kelas 7. Waktu pertengahan semester 2 kelas 7, kami menamakan persahabatan kami dengan nama Teenagers. Tetapi, bukan berarti kami hanya bergaul ber-9 saja. Kami juga bergaul dengan teman-teman yang lain. Beberapa menit kemudian, kantin pun dipenuhi oleh murid-murid Vade International Secondary School. Tiba-tiba terdengar suara Mrs. Fiona dari speaker yang sedang memeberikan pengumuman.
"Welcome back students, dan selamat atas kenaikan kelas kalian semua. Untuk melihat daftar kelas, kalian bisa lihat di situs sekolah dan mading sekolah. Bila sudah selesai melihat, silahkan masuk ke kelas yang sudah ditentukan tadi. Terima kasih"

Aku dan teman-temanku langsung mengakses situs sekolah.
"Eh, eh, liatnya dari pertama aja. Dari kelas 9A." Usul Ochan.
"Oke." Kata Virsa.
"Yang masuk kelas 9A.....Nisa, Ochan, sama gue." Lanjut Virsa.
"Yaaaah, gue keluar dari kelas D." Kataku sedih.
"Oke, lanjut ke kelas 9B. Di 9B ada......Shifa, Astrid, Cica, Icha, sama Saras." Jelas Virsa.
"Yes! Kita sekelas Shif." Kata Astrid senang.
"Di kelas 9C....mmmm, nggak ada. Di 9D ada Manda." Kata Virsa.
"Congrats man, lo masuk 9D!" Kata Cica.
"Yaaaah, padahal gue nggak mau masuk kelas D." Kata Manda.
"Lho? Kenapa? Di kelas D enak tau." Tanya Icha heran.
"Yaaaa, nggak mau aja gue." Kata Manda.
"Udahlah, yang penting kita semua naik kelas. Iya kan?" Kata Shifa.
"Iya, lo bener Shif." Kataku.
"Yaudah, mending sekarang kita masuk ke kelas masing-masing, yuk!" Ajak Shifa.
Akhirnya kami ber-9 pun meninggalkan knatin dan masuk ke kelas masing-masing.

Aku, Virsa dan Ochan berjalan menuju kelas 9A yang terletak di lantai 2. Sesampainya di kelas 9A......
"Can, lo duduk sama siapa?" Tanyaku kepada Ochan.
"Gue duduk sama Virsa." Jawab Ochan.
"Yaaaaah, gue duduk sama siapa dong?" Kataku.
"Lo duduk sama Dilla aja tuh, kayaknya dia juga belom dapet temen duduk." Usul Ochan.
"Mmmm, yaudah deh." Kataku.
Aku pun langsung menghampiri Dilla yang berada di depan kelas bersama Emma.
"Dil, gue boleh duduk sama lo nggak?" Tanyaku kepada Dilla.
"Boleh kok, kebetulan gue belom dapet temen duduk." Kata Dilla.
"Oke." Kataku sambil belalu ke meja.
Namanya Faradilla Putri Wardini Wiradinata. Biasanya ia dipanggil Dilla. Dilla itu agak sedikit tomboy, but she's also beautiful, funny, and friendly. Kalau gadis berkacamata yang duduk di sebelah Dilla itu namanya Emma Fawzia Hafsari. Ia biasa dipanggil Emma. She's beautiful, friendly, funny and smart.
"Nis, yang duduk di depan kita siapa?" Tanya Dilla yang datang menghampiriku.
"Mmmm, tau deh. Kayaknya sih Obin." Kataku menebak.
"Lo kenal Obin?" Tanya Dilla lagi.
"Kenal, kan gue waktu itu 1 OSIS sama dia." Jelasku.
"Oh iya ya, gue lupa." Kata Dilla.
Tak berapa lama kemudian, ada seorang cowok tinggi berkacamata datang menghampoiri meja yang ada di depen mejaku dan Dilla. Yups, that's him. Namanya Bintang Rahmadi. Banyak yang bilang he's good looking, friendly, smart and talented. Dia biasanya dipanggil Obin. And photography is his hobby. He always bring a camera wherever he go.
"Eh, Dilla. Lo duduk sama Nisa?" Tanya Obin.
"Iya. Lo duduk sama siapa?" Kata Dilla.
"Gue duduk sama Ais, tuh dia baru dateng." Kata Obin.
Namanya Muhammad Azfar Safri. Biasanya ia dipanggil Ais oleh teman-temanya. He's smart, friendly, funny, nice and good looking too.
"Bin, kita duduk dimana?" Tanya Ais.
"Disini, lo nggak liat tas gue?" Kata Obin.
"Duduk di depan? Yakin lo?" Kata Ais.
"Udahlah, nggakpapa biar pinter." Kata Obin.
"Mmmmmm, bin, is, kayaknya tempat duduk kita ketuker." Kataku.
"Ketuker gimana?" Tanya Ais heran.
"Lo berdua kan udah pinter, gue sama Dilla belom. Harusnya yang duduk di depan itu gue sama Dilla." Jelasku.
"Nis, nggak usah ngerendahin diri deh...lo kan juga pinter." Kata Dilla.
"Iya, lo tuh lebih pinter dari kita ber-3. Lo kan mantan anak D" Kata Obin.
"..........." Aku pun terdiam, tak tahu ingin berkata apa lagi.
"Nah lho....kehabisan kata-kata kan lo? Hahaha" Kata Ais bercanda.

"KRIIIINGGGG!!!!"
Bel pun berbunyi, tanda pelajaran pertama dimulai. Tapi karena hari ini hari pertama masuk sekolah, biasanya ada pemilihan pengurus kelas. Pemilihan tersebut berlangsung hingga jam istirahat.

To Be Continued......

(Maaf kalo ceritanya mengecewakan dan menyingung. Kalo nama kalian mau di jadiin tokoh dalam cerita ini, just mention me on twitter @myfashionisa Thanks)